Hardiknas 2026, SDN 13 Air Salek Laksanakan Upacara dan Pendidikan Karakter untuk Siswa Siswi

BANYUASIN, lensainnews.com – Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) menjadi momentum penting bagi SDN 13 air salek, desa Sidoharjo, Kecamatan air salek, Kabupaten Banyuasin. untuk menanamkan pemahaman tentang makna pendidikan sekaligus memperkuat karakter siswa siswi sejak dini, Sabtu (02/05/2026

Kepala SDN 13 air salek, Bapak Sutarmin, S, Pd., M,A.P., Saat Di wawancarai awak media mengatakan peringatan Hardiknas di sekolahnya diawali dengan pelaksanaan upacara bendera, meski tahun ini jatuh pada hari Sabtu.

Kegiatan tersebut sengaja dilakukan agar para siswa memahami pentingnya Hari Pendidikan Nasional.

 

“Seperti biasa kami melaksanakan upacara bendera dalam rangka Hari Pendidikan Nasional. Setelah itu kegiatan dilanjutkan di kelas masing-masing, seperti membuat puisi tentang pendidikan, ujarnya.

Menurutnya, kegiatan ini penting karena masih banyak siswa siswi , khususnya kelas rendah, yang belum memahami makna Hardiknas. Bahkan sebagian siswa sempat bertanya mengapa di hari Sabtu tetap melaksanakan upacara.

“Anak-anak kelas kecil tadi ada yang bertanya kenapa hari Sabtu kok upacara. Dari situ guru menjelaskan bahwa hari ini adalah Hari Pendidikan Nasional,” jelasnya.

“Pendidikan sekarang memang lebih modern, tetapi karakter anak-anak menurut saya justru menjadi perhatian utama. Pengaruh teknologi seperti handphone sangat besar, sehingga penanaman karakter harus lebih diutamakan selain nilai akademik,” katanya.

Untuk menjawab tantangan digitalisasi yang belum merata, terutama di wilayah desa, SDN 13 air salek Terus berupaya memanfaatkan fasilitas seperti televisi bantuan pemerintah dan LCD dalam proses belajar mengajar agar siswa tetap bisa mengikuti perkembangan teknologi secara bertahap.

 

“Kami tekankan kepada guru agar memanfaatkan media pembelajaran digital seperti TV dan LCD supaya anak-anak bisa belajar lebih menarik dan tidak tertinggal,” tambahnya.

Upacara hari pendidikan Nasional kali ini
Pantauan awak media guru dan siswa memakai baju adat Jawa dan batik

Reporter : Mulyadi Mengabarkan