Mabes TNI Perkuat Pencegahan Karhutla, Cek Posko dan Tinjau Lokasi di Pulau Rimau
BANYUASIN, lensainnews.com — Komitmen dalam mencegah dan mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kabupaten Banyuasin terus diperkuat. Tim Mabes TNI turun langsung ke Kecamatan Pulau Rimau untuk memberikan penyuluhan dan sosialisasi, sekaligus mengecek kesiapan Posko Terpadu Karhutla di Desa Teluk Betung.
Tim Mabes TNI dipimpin Brigjen TNI F. S. Ginting selaku Ketua Tim bersama rombongan. Dalam kegiatan tersebut, tim turut didampingi Kasdim 0430/Banyuasin Letkol Inf Drs. Saibudin.
Kedatangan Tim Mabes TNI di Posko Terpadu 02 Teluk Betung disambut Camat Pulau Rimau Susmito, S.H., M.Si., bersama Kapolsek Pulau Rimau AKP Masrol Sumaryanto, S.H., serta jajaran dan unsur terkait lainnya.
Kegiatan juga dihadiri Kaposko Karhutla Pulau Rimau Fauzal Azim, S.E., Babinsa Kecamatan Pulau Rimau, Bhabinkamtibmas dan personel Polsek Pulau Rimau, anggota Posko Terpadu Karhutla, serta personel Manggala Agni Daops Banyuasin.
Dalam kesempatan tersebut, Tim Mabes TNI memberikan penyuluhan dan sosialisasi terkait pencegahan Karhutla. Materi yang disampaikan menekankan pentingnya meningkatkan kewaspadaan, kesiapsiagaan personel serta memperkuat koordinasi seluruh unsur dalam menghadapi potensi kebakaran.
Penyuluhan dilanjutkan dengan audiensi dan tanya jawab. Forum tersebut dimanfaatkan untuk menggali informasi mengenai situasi di lapangan, termasuk berbagai kendala yang dihadapi personel dalam melakukan pencegahan dan penanganan Karhutla.
Tidak hanya memberikan arahan, Tim Mabes TNI juga melakukan pengecekan langsung terhadap kesiapan personel, peralatan serta sarana dan prasarana di Posko Terpadu 02 Teluk Betung. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan posko dan seluruh unsur pendukung berada dalam kondisi siap menghadapi kemungkinan terjadinya Karhutla.
Usai pengecekan posko, rombongan melanjutkan peninjauan ke lokasi Karhutla di wilayah Desa Teluk Betung. Tim melihat langsung kondisi lapangan sekaligus memastikan langkah antisipasi dan kesiapan personel dalam menghadapi ancaman kebakaran.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, Manggala Agni dan masyarakat dalam mencegah serta menanggulangi Karhutla di wilayah Pulau Rimau.
Melalui penyuluhan, pengecekan kesiapan posko dan peninjauan langsung ke lapangan, diharapkan seluruh unsur semakin siap bergerak serta mampu melakukan langkah pencegahan sejak dini agar Karhutla tidak meluas dan menimbulkan dampak yang lebih besar bagi masyarakat maupun lingkungan. (Mulyadi)






