Kemarau Melanda, Sejumlah Wilayah di Banyuasin Mulai Kesulitan Air

Banyuasin, lensainnews.com — Musim kemarau yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Banyuasin mulai memberikan dampak terhadap aktivitas masyarakat. Kekeringan dirasakan warga di beberapa wilayah, di antaranya Kecamatan Air Salek, Muara Padang,
Kondisi tersebut menyebabkan sejumlah sumber air mengalami penurunan debit hingga sulit diperoleh untuk kebutuhan sehari-hari. Warga bahkan harus membeli air galon untuk memenuhi kebutuhan memasak dan keperluan rumah tangga lainnya.

Salah seorang warga Kecamatan Air Salek yang tidak ingin disebutkan namanya mengatakan, kemarau juga berdampak terhadap lahan pertanian. Parit-parit di sekitar persawahan mulai mengering sehingga kebutuhan air untuk tanaman menjadi terbatas.
“Akibat kemarau, parit sawah sudah banyak yang kering. Tanaman jagung sepertinya kurang maksimal pertumbuhannya karena kekurangan air,” ujarnya.

Selain berdampak pada sektor pertanian, kondisi kemarau juga membuat sejumlah ruas jalan menjadi berdebu. Debu yang beterbangan terutama saat kendaraan melintas turut mengganggu aktivitas masyarakat.
“Sekarang untuk memasak dan kebutuhan lainnya, kami harus membeli air galon,” katanya.

Warga berharap kondisi kemarau segera berakhir dan hujan kembali turun sehingga sumber-sumber air dapat terisi kembali. Mereka juga berharap adanya perhatian dan solusi dari pemerintah untuk membantu masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih selama musim kemarau.
Kondisi kekeringan ini menjadi perhatian bersama mengingat air merupakan kebutuhan utama masyarakat, baik untuk keperluan rumah tangga maupun mendukung aktivitas pertanian. (Red)