Sentuhan Humanis Pemdes Tanjung Baru : Bagikan BLT DD 2026.

BANYUASIN, Lensainnews.com – Pemerintah Desa (Pemdes) Tanjung Baru, Kecamatan Muara Padang , Kabupaten Banyuasin . kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat. Kali ini, realisasi Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) periode Januari, Februari, dan Maret 2026 disalurkan.Senin (04/05/26).

Sebanyak 16 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) secara resmi menerima hak mereka. Masing-masing KPM mendapatkan bantuan tunai sebesar Rp 900.000, yang merupakan akumulasi alokasi tiga bulan dengan rincian Rp 300.000 per bulan.

Ada hal menarik dalam penyaluran kali ini. Tidak semua warga datang ke aula kantor desa. Bagi warga lanjut usia atau mereka yang memiliki kendala kesehatan (sakit), Pemdes Tanjung Baru menerapkan sistem “Jemput Bola”.

Kepala DesaTanjung Baru, Bapak Sarkowi, S.,Hum. Hadir langsung dan menyalurkan bantuan langsung tunai BLT DD Tahun Ahun 2026, kades selalu hadir di setiap kegiatan termasuk bantuan BLT DD untuk memastikan bantuan sampai ke tangan yang berhak. Ia didampingi oleh ketua BPD, bapak Muhammad, pemdes, Tokoh masyarakat, tokoh agama. Serta penerima KPM.

Sarkowi menegaskan bahwa langkah ini diambil untuk memastikan keadilan bagi seluruh penerima manfaat, terutama mereka yang secara fisik terbatas untuk bermobilitas.

“Bagi KPM yang tidak bisa mengambil bantuan ke kantor desa karena alasan kesehatan atau kondisi fisik, kami bersama BPD, pemdes, mengantarkannya langsung ke rumah. Kami ingin memastikan hak masyarakat tersampaikan langsung ke tangan para penerima,” tegasnya.

Bantuan yang bersumber dari Dana Desa ini diharapkan mampu menjadi bantalan ekonomi bagi warga kurang mampu di desa Tanjung Baru. Dengan cairnya bantuan untuk tiga bulan sekaligus, warga diharapkan dapat mempergunakannya untuk kebutuhan pokok yang mendesak seperti pangan dan biaya kesehatan.

Langkah jemput bola ini pun mendapat apresiasi dari warga. Kehadiran aparat desa dan keamanan di pintu rumah mereka bukan sekadar mengantar uang, melainkan bentuk nyata kehadiran negara dan pemerintah desa di tengah kesulitan rakyat.

Reporter Mulyadi Mengabarkan