Terkesan tutup mata, salah satu perusahaan tower tidak peduli dan empati keselamatan masyarakat

Banyuasin,lensainnews.com – Seakan tutup mata atas keluh kesah warga masyarakat terkait Dampak adanya pembangunan Tower di desa Rantau Bayur Kabupaten Banyuasin. Padahal
Sudah sering mengadakan pertemuan dengan masyarakat setempat atas laporan terhadap adanya dugaan dampak lingkungan pada perusahaan tower BTS “Mitratel” Yang berada di desa Rantau harapan kecamatan Rantau Bayur kabupaten Banyuasin. Senin (27 April 2026)

Mirisnya laporan warga seakan tidak dipedulikan oleh pihak perusahaan. Atas adanya indikasi pelanggaran standar kerja dan mengakibatkan dugaan membahayakan masyarakat setempat.

Rama sebagai tokoh pemuda desa rantau harapan, sekaligus anggota ormas yang berada tepat di bawah tower tersebut menerangkan, “bayangkan jika baut atau properti ini menimpah seseorang jelas pasti akan terluka atau bahkan menyebabkan kematian,
Jadi prihal ini kami berharap kepada pihak yg bersangkutan agar hal ini dapat diperhatikan demi keselamatan kami dan meminta pertanggung jawaban akibat dari tower yang bersangkutan. “jujur kami di sini sangat resah bukan saya sendiri tapi yang berada di lingkungan sekitar sini, pernah masyarakat ingin mengambil ayam dan salah satu warga yang bernama Fendi, terkena sengatan arus listrik kemudian ada lagi perustiwa kedua yaitu barang elektronik kami seperti TV itu hampir setiap hari gangguan dan kebanyakan dari itu mengalami kerusakan, yang ketiga, adanya properti dan alat tower yang berada di atas seperti baut dan alat-alat penangkap sinyal itu jatuh ke bawah dan menimpa rumah kami menyebabkan kerusakan dan sangat mengancam keselamatan kami di bawah tower tersebut, dan yang keempat hampir setiap malam kami terasa tidak bisa tidur karena suara bising suara yang berdenging di telinga kami dan berasal suara itu berada di mesin tower tersebut, jadi jelas dampak lingkungan terhadap masyarakat ini sangat mengkhawatirkan, kami meminta kepada pihak perusahaan untuk memperbaiki dan mengganti rugi apa yang menjadi kendala bagi kami”, keluhnya.

mohon maaf! Jika ini tidak secepatnya tidak diselesaikan oleh pihak perusahaan maka kami sebagai masyarakat akan menuntut pihak perusahaan dan akan meminta kepada pihak perusahaan agar menggeser atau mencabut tower tersebut, jelas kami masyarakat tidak ada kenyamanan bagi kami atas berdirinya tower tersebut. Ungkap beliau”.

Adapun warga yang di sekitar juga mengeluh dan khawatir akan dampak yang di sebabkan oleh menara tower BTS tersebut, karna berada tepat di atas rumah warga.

Rahmadi Kurniawan kepala dusun ll meminta, ” pertama, kepada pihak perusahaan menggeser tower ke tempat yang lebih aman dari pemukiman warga,
Kedua, kepada pihak perusahaan agar mematikan sistem tower sementara waktu menunggu ini di selesaikan,
Ketiga, kami meminta kepada pihak perusahaan untuk memberikan konpensasi atau kontribusi kepada warga yang terdampak,
Kami berharap kepada pihak perusahaan dapat memenuhi tuntutan kami, dan mohon maaf apabila dalam waktu dekat belum ada respon dari pihak perusahaan tower ini, maka kami akan mengambil langkah-langkah lebih lanjut untuk melindungi hak-hak kami”, ungkapnya dengan tegas.

(Edi)