BUPATI ASKOLANI: PIMPINAN KONI BANYUASIN HARUS PAHAM OLAHRAGA, PUNYA WAKTU, DAN MENJAGA SINERGI DENGAN KONI PROVINSI

BANYUASIN, lensainnews.com – Menyikapi dinamika kepengurusan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Banyuasin pasca pengunduran diri Ketua Umum Haja Diana Kusmila Basir, S.P., Bupati Banyuasin Dr. Askolani, S.H., M.H. menyampaikan arahan terkait sosok pemimpin yang dinilai tepat untuk memimpin KONI Banyuasin ke depan.

Menurut Bupati Askolani, kepemimpinan KONI harus dipegang oleh figur yang benar-benar memahami dunia olahraga, memiliki waktu yang cukup untuk mengurus organisasi, serta mampu menjaga hubungan yang harmonis dan bersinergi dengan KONI Provinsi Sumatera Selatan.

“Pemimpin KONI ke depan harus fokus membina olahraga, memiliki komitmen yang kuat, dan mampu membangun komunikasi yang baik dengan seluruh pihak demi kemajuan olahraga Banyuasin,” tegas Bupati.

Sementara itu, Wakil Ketua Bidang Organisasi KONI Banyuasin, Bung Syamsul Efendi, berharap seluruh jajaran pengurus segera melakukan konsolidasi pasca mundurnya Ketua Umum.

“Saya berharap seluruh pengurus segera melakukan konsolidasi agar program kerja KONI tetap berjalan dengan baik, khususnya dalam menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) 2027. Seluruh cabang olahraga harus tetap dirangkul agar pembinaan atlet dan prestasi olahraga Banyuasin terus meningkat,” ujarnya.

Ia menambahkan, pembenahan organisasi harus menjadi momentum untuk membawa olahraga Banyuasin semakin berprestasi, tidak hanya di tingkat provinsi, tetapi juga mampu bersaing hingga tingkat nasional.

Pada waktu yang sama, Jon Heri, S.H., selaku Penasehat Koalisi 9 Partai Non-Parlemen Kabupaten Banyuasin, didampingi sejumlah ketua partai koalisi, melakukan pertemuan dengan Bupati Banyuasin Dr. Askolani, S.H., M.H.

Dalam kesempatan tersebut, Jon Heri menyampaikan dukungan dan harapan agar Bung Syamsul Efendi dapat melanjutkan estafet kepemimpinan sebagai Ketua Umum KONI Banyuasin menggantikan Hj Diana Kusmila Basir.

“Kami menilai Bung Samsul Efendi merupakan sosok yang memahami organisasi olahraga, memiliki pengalaman, serta mendapat dukungan dari Bupati Banyuasin maupun KONI Provinsi Sumatera Selatan. Karena itu, kami berharap beliau dapat segera melakukan konsolidasi mengingat banyak agenda besar yang akan dihadapi, termasuk persiapan PORPROV 2027,” ujar Jon Heri.

Ia juga mengajak seluruh elemen olahraga dan masyarakat untuk bersama-sama menjaga kondusivitas organisasi serta tidak lagi membangun opini-opini yang dapat memicu perpecahan, baik di tubuh KONI Banyuasin maupun di seluruh cabang olahraga.

“Kami dari Koalisi 9 Partai Non-Parlemen berharap semua pihak mengedepankan persatuan dan kebersamaan. Fokus utama kita adalah membangun prestasi olahraga Banyuasin agar semakin maju dan mampu mengharumkan nama baik kapubaten banyuasin, provinsi Sumatera Selatan bahkan sampai di tingkat nasional,” tutupnya.

(Redaksi)