Musrembamg RKPD 2027,Pemkab Purworejo Dorong Penguatan Infrastruktur Sebagai Penggerak Ekonomi.
Jawa Tengah, lensainnews.com-Pemerintah Kabupaten Purworejo menggelar musyawarah perencanaan pembangunan Musrembang tingkat Kabupaten dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2027 yang berlangsung di pendopo Kabupaten Purworejo jum’at 27-03-2026.
Mengangkat tema penguatan Infrastruktur berbasis lingkungan sebagai penggerak pertumbuhan Ekonomi Daerah,Pemkab Purworejo ingin menegaskan komitmennya dalam.menetapkan prioritas pembangunan daerah tahun 2027 pada penguatan infrastruktur sebagai upaya mewujudkan visi Purworejo berseri.
Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh bupati Purworejo Yuli Hastuti SH dan dihadiri Sekertaris Daerah Kabupaten Purworejo Suranto ST SSos MPA.unsur Forkopimda anggota DPRD.perwakilan Bappeda Kabupaten/kota sektor,instansi terkait,serta unsur perwakilan masyarakat.

Bupati Purworejo dalam sambutannya menekankan bahwa Musrembang RKPD tahun 2027 merupakan bagian dari tindak lanjut pelaksanaan RPJMD 2025-2029 yang berfokus pada penanganan isu-isu strategis daerah yang diselaraskan dengan visi misi Purworejo Berseri (Berdaya Saing,Sejahtera,Religius,dan Inovatif).
RKPD tahun 2027 fokus pada berbagai isu strategis daerah,seperti pemerataan Infrastruktur dasar,pertumbuhan ekonomi inklusif,ketahanan lingkumgan,ketahanan sosial,serta tata kelola pemerintahan yang adaptif dan akuntabel,”jelasnya.
Bupati berharap Musrembang ini tidak hanya menjadi kegiatan seremonial,tetapi harus mampu menjadi forum strategis untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam menyusun perencanaan pembangunan yang inovatif dan berdampak nyata bagi masyarakat.
Sementara itu Kepala Badan perencanaan pembangunan,Riset dan Inovasi Daerah Bapperida) Kabupaten Purworejo Drs Hery Raharjo MSi selaku penyelenggara,menyampaikan bahwa Musrembang ini merupakan media yang sangat penting untuk menyelaraskan dan membahas kerja pembangunana daerah bersama seluruh pemangku kepentingan.
Melalui forum ini,diharapkan terwujud perencananaan pembangunan yang partisipatif,dengan melibatkan seluruh pihak yang secara langsung maupun tidak langsung terdampak oleh program pembangunan daerah”,pungkasnya.
(Damin)






