Wawako Pekalongan Jadikan PSEL Palembang Model Penanganan Sampah Modern
PALEMBANG, lensainnews.com Pemerintah Kota Pekalongan melakukan studi tiru ke lokasi pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PSEL) Kota Palembang.Senin(15/06/2026) Kunjungan ini untuk melihat langsung progres pembangunan dan sistem pengelolaan sampah modern yang tengah dikembangkan Pemko Palembang.
Wakil Wali Kota Pekalongan Hj. Balgis Diab,S.E.,S.Ag.,M.M., menyebut kunjungan ini langkah penting. Pekalongan bersama 4 daerah lain tengah mempersiapkan pembangunan fasilitas serupa.

“Kami hadir di Palembang untuk melihat langsung pembangunan PSEL di sini. Kebetulan Pekalongan bersama empat daerah lainnya akan bangun fasilitas sama. Kami berharap studi tiru ini beri inspirasi dan wawasan terbaik,” ujar Balgis.
*PSEL Palembang Terpadu & Ramah Lingkungan*
Balgis menilai PSEL Palembang tidak hanya fokus infrastruktur, tapi juga keselamatan lingkungan, pekerja, dan keberlanjutan ekosistem.
Tadi kami lihat langsung dan hasilnya luar biasa. Mudah-mudahan ini jadi model bagi PSEL Pekalongan. Pembangunannya terpadu, tidak hanya bangunannya saja, tapi juga memperhatikan keselamatan lingkungan, alam, dan para pekerjanya,” katanya.
Ia optimistis PSEL jadi solusi efektif tuntas persoalan sampah Pekalongan. “Dengan metode PSEL, sampah diolah dalam 1 hari secara tuntas. Tidak ada penumpukan, tidak rusak lingkungan, plus hasilkan tenaga listrik untuk masyarakat,” tambahnya.
Saat ini Pemko Pekalongan masih tahap persiapan lahan dan menunggu koordinasi lanjutan dengan pemerintah pusat.
*Sampah Jadi Tantangan Nasional*
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Pekalongan Joko Purnomo, S.T. menjelaskan sampah sudah jadi tantangan nasional. Solusi berkelanjutan wajib dicari.
“Kabupaten dan Kota Pekalongan sangat butuh solusi terbaik penanganan sampah, salah satunya PSEL. Apalagi sudah ada dasar hukum Perpres Nomor 109 Tahun 2025,” ujarnya.
Pekalongan bersama daerah lain sudah ajukan usulan PSEL dan lolos verifikasi lapangan. “Alhamdulillah sudah diverifikasi. Sekarang tinggal menunggu koordinasi terbatas KLH, ESDM, Kemenkeu dan pihak terkait. Mudah-mudahan disetujui agar kami bisa bangun fasilitas seperti Palembang untuk tuntaskan sampah di TPA,” jelasnya.
*Palembang Bangga Jadi Rujukan*
Pemko Palembang menyambut positif kunjungan ini. Kehadiran PSEL jadi kebanggaan warga sekaligus contoh bagi daerah lain.
“Ini kebanggaan bagi Kota Palembang. Manfaatnya tidak hanya estetika kota, tapi juga kesehatan masyarakat. Banyak daerah sedang berproses dan kami harap semuanya lancar,” ungkap perwakilan Pemko Palembang.
Pemko Palembang juga apresiasi dukungan masyarakat. PSEL ditargetkan kurangi volume sampah signifikan sekaligus dukung pengelolaan lingkungan lebih baik.
Dengan studi tiru ini, pengalaman Palembang membangun PSEL diharapkan jadi referensi daerah lain dalam mewujudkan sistem pengelolaan sampah modern, ramah lingkungan, dan berkelanjutan.(Hendrik)






