Resmi Dilantik! LBKI Sumsel 2026–2031 Pelindung Konsumen & Penyambung Harapan Rakyat — Nikah Massal, Bantuan Usaha, Hingga Budidaya Ikan Siap Dijalankan!

PALEMBANG, lensainnews.com – Lembaga Bantuan Konsumen Indonesia (LBKI) Provinsi Sumatera Selatan resmi mengukuhkan pengurus DPW, DPD, dan PPL untuk periode bakti 2026–2031. Pelantikan berlangsung khidmat di Gedung Graha Bina Praja Provinsi Sumatera Selatan, Palembang, Sabtu (19/9/2026).

Ketua DPP LBKI Pusat, R. Asep Sucipto, menegaskan keberadaan LBKI di Sumatera Selatan bukan sekadar lembaga perlindungan konsumen, melainkan mitra nyata pemerintah daerah dalam menghadirkan program sosial kemasyarakatan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

“LBKI hadir tidak hanya untuk mendampingi dan melindungi konsumen, tetapi juga menjadi mitra pemerintah daerah dalam menjalankan program sosial yang bermanfaat bagi rakyat,” ujar Asep.

Berbagai program unggulan siap digulirkan: mulai dari bantuan sembako (menyasar 2.000 warga kurang mampu tahun ini), donor darah, bantuan bibit ikan & pakan bagi warga yang memiliki kolam kosong, bantuan ternak, hingga nikah massal dan sunatan massal yang direncanakan digelar pada Oktober 2026 — khusus membantu pasangan yang sudah menikah secara agama namun belum memiliki dokumen resmi.

Tak berhenti di bantuan sosial, LBKI juga hadir mendorong pemberdayaan ekonomi. Masyarakat yang memiliki usaha namun terkendala modal dapat mengajukan pendampingan dan bantuan. Sementara itu, fungsi perlindungan konsumen tetap berjalan tegas: masyarakat yang menemukan produk atau layanan merugikan, termasuk dugaan ketidaksesuaian pangan seperti beras fortifikasi, dapat menyampaikan pengaduan untuk ditindaklanjuti tim hukum LBKI.

Terkait isu kelangkaan beras premium, LBKI mengimbau masyarakat tidak terburu-buru menyimpulkan, dan tetap merujuk pada informasi resmi pihak berwenang.

Sekretariat LBKI Sumsel berada di Jalan Kopral Umar Said, depan SMA Negeri 3 Palembang. Dengan 3.000 anggota di Sumsel dan 5.000 anggota secara nasional, LBKI berkomitmen menjalankan amanah secara transparan dan tepat sasaran.

Yang paling penting, keberadaan LBKI benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, pungkas Asep.

( Hendrik )