UPTD Puskesmas Mariana Bersama Forkopimcam Tinjau Lokasi Karhutla di Sambirejo

Banyuasin, lensainnews.com — UPTD Puskesmas Mariana bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Banyuasin 1 melakukan peninjauan lokasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Sambirejo, Kelurahan Mariana, Kecamatan Banyuasin 1, Kabupaten Banyuasin.
Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian dan kesiapsiagaan lintas sektor dalam menghadapi ancaman Karhutla, sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai bahaya dan dampak yang ditimbulkan oleh kebakaran hutan dan lahan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kapolsek Banyuasin 1 AKP Sugeng Sarwan, SH beserta anggota, perwakilan KNPI Banyuasin 1 Sidik Santoso, Kepala UPTD Puskesmas Mariana Maimanah, SKM., MKM. beserta staf, Babinsa Koramil Mariana, Lurah Mariana, serta Ketua Karang Taruna.


Dalam kesempatan itu, rombongan meninjau langsung kondisi lokasi Karhutla dan berkoordinasi dengan berbagai pihak. Masyarakat juga diberikan sosialisasi agar tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan, mengingat asap Karhutla dapat mengganggu kesehatan dan membahayakan lingkungan.

Kepala UPTD Puskesmas Mariana, Maimanah, SKM., MKM., mengatakan bahwa Karhutla tidak hanya berdampak terhadap lingkungan, tetapi juga dapat menimbulkan gangguan kesehatan bagi masyarakat, terutama akibat paparan asap.
“Kami mengimbau masyarakat untuk bersama-sama mencegah terjadinya Karhutla. Apabila terjadi kebakaran, masyarakat diharapkan segera melaporkan kepada pihak terkait dan tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan,” ujarnya.

Usai Tinjau Karhutla, Rombongan Bagikan Masker kepada Masyarakat
Usai melakukan peninjauan lokasi Karhutla, rombongan melanjutkan kegiatan dengan membagikan masker kepada masyarakat yang melintas di sejumlah ruas jalan wilayah Mariana. Pembagian masker tersebut menjadi langkah nyata untuk membantu melindungi masyarakat dari paparan asap dan debu yang dapat mengganggu kesehatan pernapasan.

Selain kepada pengguna jalan dan masyarakat sekitar, masker juga diberikan kepada warga yang beraktivitas di luar rumah serta lingkungan sekolah. Petugas turut mengingatkan masyarakat agar menggunakan masker ketika kualitas udara terganggu akibat asap Karhutla, terutama bagi anak-anak, lansia, dan masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan.

Kegiatan pembagian masker tersebut mendapat respons positif dari masyarakat. Langkah ini sekaligus menjadi sarana edukasi langsung mengenai pentingnya menjaga kesehatan dan meningkatkan kewaspadaan selama terjadi potensi asap akibat Karhutla.
Maimanah berharap melalui kegiatan peninjauan, sosialisasi, serta pembagian masker tersebut, kesadaran masyarakat semakin meningkat sehingga potensi Karhutla dapat dicegah sejak dini.
“Semoga sinergi antara Puskesmas, Forkopimcam, pemerintah kelurahan, TNI-Polri, organisasi kepemudaan dan masyarakat terus terjalin dengan baik. Dengan kerja sama semua pihak, kita dapat menjaga lingkungan sekaligus melindungi kesehatan masyarakat dari dampak asap Karhutla,” harapnya.

Kegiatan berlangsung dengan aman dan lancar. Sinergi lintas sektor tersebut menjadi bagian dari upaya bersama untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap Karhutla sekaligus memberikan perlindungan kesehatan kepada masyarakat di wilayah Kecamatan Banyuasin 1. (Red)