Pameran Bonsai Palembang Resmi Dibuka, 80 Peserta Hadir dari Sumsel Hingga Lampung

PALEMBANG, lensainnews.com Pameran bonsai resmi dibuka dan berjalan lancar tanpa hambatan di Universitas Bina Dharma, Gedung Bochari Rachman 2, Jl. Jend. A.Yani No. 12, Kecamatan Plaju, Kota Palembang, Sabtu (05/09/2026). Kegiatan ini disambut antusiasme tinggi para pecinta bonsai yang hadir tidak hanya dari Palembang, tetapi juga dari berbagai daerah di Sumatera Selatan hingga Lampung.

Ketua Ranting Bonsai Palembang, Kombes Pol. Dr. Tri Suhartanto, S.H., M.H., M.Si., Ph.D., menyampaikan pembukaan kali ini diikuti sekitar 80 peserta yang berasal dari berbagai kota.

Alhamdulillah hari ini opening berjalan tanpa ada halangan dan rintangan. Peserta datang dari Lubuklinggau, Lahat, Muara Enim, Prabumulih, Baturaja, Banyuasin, Sekayu, bahkan ada juga kawan-kawan dari Lampung,ujar Tri kepada awak media.

Kegiatan ini menjadi momentum positif untuk mempererat silaturahmi antarpecinta bonsai sekaligus mendorong semakin berkembangnya komunitas bonsai di Palembang. Tri berharap kegiatan serupa dapat kembali digelar tahun depan dengan skala yang lebih besar, bahkan berpotensi dikembangkan menjadi pameran tingkat nasional.

Kita berharap tahun depan bisa mengadakan acara lagi, mungkin pameran nasional dengan kapasitas yang lebih besar dari sekarang, katanya.

Ia juga menyebut kegiatan bonsai di Palembang sebenarnya sudah cukup sering dilaksanakan. Selain sebagai ajang pameran dan kompetisi, kegiatan tersebut menjadi sarana berkumpul, bertukar pengalaman, hingga sekadar menikmati kebersamaan sesama penghobi.

Kalau kegiatan bonsai sudah sering dilakukan. Kita sering mengadakan kegiatan, ngadu, kemudian jemur, ngopi-ngopi bareng dengan kawan-kawan. Mudah-mudahan semakin bertambah lagi penggemar bonsai di Palembang, ungkapnya.

Lebih dari sekadar hobi, Tri menilai bonsai dapat menjadi kegiatan positif bagi generasi muda di tengah dominasi penggunaan gawai. Selain itu, bonsai memiliki nilai ekonomi yang cukup menjanjikan. Di Palembang sendiri sudah terdapat petani dan penjual bonsai dengan harga yang sangat beragam — mulai dari Rp50 ribu hingga Rp1 juta untuk bakalan, bahkan bonsai berkualitas tinggi dapat mencapai puluhan hingga ratusan juta rupiah.

Untuk anak-anak sekarang kan banyak bermain HP. Hobi bonsai ini bisa menjadi kegiatan positif. Bonsai juga bisa dibuat untuk dijual dan memiliki nilai ekonomi yang cukup tinggi, jelasnya.

Melalui pameran ini, diharapkan semakin banyak masyarakat, khususnya generasi muda, yang tertarik menekuni bonsai — tidak hanya sebagai hobi yang menenangkan, tetapi juga sebagai peluang usaha yang menjanjikan.

Positifnya, selain menjadi hobi, bonsai juga bisa menjadi peluang ekonomi bagi masyarakat, pungkasnya.

( Hendrik )